Minggu, 12 Desember 2010
Ozon (memang) berpengaruh terhadap Kesehatan
efek kesehatan dari O3 telah dipelajari secara ekstensif. Pemutih hidrogen peroksida terbentuk ketika ozon larut dalam air, seperti ketika datang ke dalam kontak dengan uap air di mata, hidung dan paru-paru.
Mereka yang memahami bahaya bau "segar" pemutih-seperti O3 (ozon) bisa menggunakannya dengan benar di kamar kosong. paku jangka pendek dalam tingkat ozon luar selama periode pencemaran berat telah lama dikaitkan dengan efek kesehatan jangka pendek, seperti serangan asma, rawat inap meningkat, dan kematian kardiovaskular.
Konsentrasi di atas 0,080 ppm selama delapan jam atau lebih menyebabkan batuk, mengi, dan sakit dada.
Pada tingkat ini gejala asma memburuk, indera penciuman berkurang, dan kerusakan paru permanen adalah mungkin.
Konsentrasi tinggi meningkatkan sensitivitas terhadap serbuk sari, jamur, dan alergi lainnya pemicu.
Penelitian terbaru efek kumulatif dari eksposur ozon lebih sederhana telah mulai untuk mendokumentasikan masalah kesehatan.
Sekarang studi baru menemukan kronis tingkat rendah paparan ozon akan berbahaya untuk kesehatan.
An-tahun studi 18 448.850 orang, dilaporkan 12 Maret 2009 di New England Journal of Medicine, menunjukkan bahwa peningkatan risiko kematian akibat penyakit pernapasan bervariasi dengan tingkat ozon jangka panjang.
Para peneliti mempelajari orang-orang berusia di atas 18 tahun di 96 daerah metropolitan mulai tahun 1982.
Penelitian ini melaporkan bahwa peningkatan dari 0,010 bagian per juta dalam jangka panjang konsentrasi ozon berkorelasi dengan peningkatan 4% kematian akibat penyakit pernapasan.
naah , efek ini sangat fatal kalo semakin memburuknya lapisan ozon di bumi apalagi bagi kesehatan
mari dimulai dengan hal kecil untuk meminimalisir efek ozon ini temaaans :)
source : http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.air-purifier-power.com/ozone-air-purification-danger.html
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar